Robi Syianturi tampil gemilang di nomor marathon putra Asian Games 2026. Pelari Indonesia itu menyelesaikan balapan 42,195 kilometer dengan catatan waktu 2 jam 13 menit 12 detik dan menduduki posisi keenam dari 19 pelari yang berhasil menuntaskan lomba di Nagoya, Sabtu (26/9).
Hasil tersebut menjadikan Robi sebagai pelari terbaik Asia Tenggara di nomor ini. Ia finis jauh di atas Richard Salano dari Filipina yang menempati peringkat ke-14 dengan catatan waktu 2:20:34. Selisih lebih dari tujuh menit itu menunjukkan betapa kompetitifnya langkah Robi di tengah barisan pelari elite Asia.
Tipis dari Zona Medali
Medali emas marathon putra jatuh ke tangan tuan rumah, Yamashita Ichitaka dari Jepang, yang mencatatkan waktu 2:10:49. Sawan Barwal dari India menyusul di posisi kedua dengan 2:11:37, sedangkan perunggu milik Feng Peiyou dari China setelah mencatat 2:12:13. Robi hanya tertinggal 59 detik dari zona medali, jarak yang sangat tipis untuk ukuran kompetisi marathon kelas Asian Games.
Lomba yang digelar pukul 05.30 WIB atau 07.30 waktu Jepang itu mempertemukan pelari-pelari terbaik benua Asia. Robi mampu bertahan di kelompok papan atas sepanjang jalanan Nagoya dan finis di atas pelari-pelari Kazakhstan, Korea Selatan, hingga Uzbekistan yang notabene memiliki tradisi kuat di lari jarak jauh.
Prestasi Robi melengkapi catatan baik kontingen Indonesia di Asian Games 2026 setelah Feri Yudoyono menyabet perunggu di sepeda gunung cross-country putra. Kini perhatian beralih ke marathon putri yang masih berlangsung, sebelum giliran cabang-cabang lain berburu tambahan medali bagi Merah Putih.
Perolehan medali Indonesia di Aichi-Nagoya dapat dipantau secara bergulir melalui klasemen medali Asian Games 2026 yang diperbarui otomatis mengikuti data resmi penyelenggara.























Tinggalkan Balasan