Setelah Senin yang menghadirkan 14 final, kompetisi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya langsung masuk ke hari keempat yang jauh lebih padat. Berdasarkan jadwal resmi penyelenggara, Selasa, 22 September 2026, memuat 21 perebutan medali emas yang tersebar di tujuh cabang olahraga: renang, karate, mixed martial arts (MMA), menembak, kriket, anggar, dan voli putri. Tak hanya itu, sejumlah laga perebutan perunggu juga berlangsung di hari yang sama, sehingga peluang Indonesia menambah koleksi medali dari wakil-wakil yang masih bertanding terbuka lebar. Seluruh jam di bawah ini sudah dikonversi dari waktu Jepang ke WIB sesuai sistem hasil resmi penyelenggara, sehingga Anda tinggal mencatat dan menyiapkan waktu menonton lewat link live streaming Asian Games 2026.
Daftar Isi
Peluang Medali Indonesia Selasa Ini
Update 12.40 WIB: medali sudah masuk! Cok Istri Agung Sanistyarani meraih perunggu kumite -55 kg — medali karate pertama Indonesia di edisi ini sekaligus koleksi kedelapan kontingen. Di kolam renang tidak ada perwakilan Indonesia di final sore setelah dua perenang berhenti di kualifikasi pagi, dan pasangan Dominique Rachmawati Karini – Fathur Gustafian menutup kualifikasi air rifle mixed team di peringkat tujuh. Final nangun 12.30 WIB berakhir tanpa medali: Terrence Tjahyadi menutup nomor gabungan nanquan-nangun di peringkat enam (9.710) dan Ahmad Ghozali Fuaiz di kedelapan (9.693), sementara emas jatuh ke LI Jianming (Tiongkok, 9.783). Fokus kini bergeser ke enam pejuang wushu sanda di perempat final malam ini. Rekap lengkap seluruh hasil ada di artikel hasil hari ini.
Menembak Buka Hari: 10m Air Rifle Mixed Team
Hari final dimulai dari lapangan menembak Aichi Prefectural General Shooting Range. Kualifikasi digelar pukul 07.45 WIB, disusul final pukul 09.55 WIB. Indonesia menurunkan pasangan Dominique Rachmawati Karini dan Fathur Gustafian yang harus melewati babak kualifikasi pagi itu untuk melaju ke panggung final. Nomor mixed team air rifle dikenal sangat ketat karena Tiongkok, India, dan Korea Selatan biasanya berkuasa, namun nomor satu tembakan pun terkenal rawan kejutan.
Enam Final MMA dalam Satu Jam
Sport arena Nagoya City Inae Sports Center menjadi saksi enam final mixed martial arts yang berjalan cepat pukul 12.00 hingga 12.50 WIB. Semua final ini lahir dari semifinal yang digelar Senin (21/9) pagi, sehingga komposisi finalis sudah pasti ketika hari H tiba:
- 12.00 WIB – Final Men’s Modern -60kg
- 12.10 WIB – Final Women’s Modern -54kg
- 12.20 WIB – Final Men’s Traditional -65kg
- 12.30 WIB – Final Women’s Traditional -60kg
- 12.40 WIB – Final Men’s Modern -71kg
- 12.50 WIB – Final Men’s Traditional -77kg
Soal MMA, wakil Indonesia Vallensia Fahira Hotmauli sudah lebih dulu pulang dengan perunggu pada Senin (21/9) setelah terhenti petarung Thailand Kanjutha Phattaraboonsorn di semifinal kelas -54 kg putri — pada format cabang pertarungan ini kedua petarung yang kalah di semifinal sama-sama meraih perunggu. Dengan begitu, enam final MMA Selasa tidak lagi memuat wakil Indonesia.
Kriket Putri Tentukan jawara
Di Korogi Athletic Park, kompetisi kriket putri menentukan pemenangnya. Laga perunggu dibuka pukul 07.00 WIB, sebelum final emas digelar pukul 12.00 WIB. Kriket putri Asian Games tahun ini menyajikan format T20 pendek yang sering menghadirkan kejutan, dan Final ini menjadi salah satu pertarungan tim paling dinantikan di hari Selasa.
Karate Bagikan Empat Emas di Toyohashi
Toyohashi Gymnasium membagikan empat emas karate pada sesi siang hingga sore. Harapan utama Indonesia tertuju pada Cok Istri Agung Sanistyarani di kumite -55 kg putri; perjalanannya dimulai dari babak 16 besar pukul 10.40 WIB, dan ia harus melewati perempat final serta semifinal sebelum tampil di final pukul 14.20 WIB. Laga perebutan perunggu untuk setiap kelas berlangsung selangkah sebelum final. Berikut jadwal finalnya:
- 13.50 WIB – Final kata tim putri
- 14.00 WIB – Final kumite -75 kg putra
- 14.10 WIB – Final kumite -84 kg putra
- 14.20 WIB – Final kumite -55 kg putri (Indonesia: Cok Istri Agung Sanistyarani, jika lolos dari babak siang itu)
Di nomor kata, Christopher Edbert Setiabudi dan Marzella Sekar Damayanti menjalani nomor individual mereka di hari-hari terpisah, sementara Daniel di kumite +84 kg putra menunggu giliran berikutnya.
Renang: Enam Emas Malam Ini di Tokyo Aquatics Centre
Sesi final renang kembali menjadi bintang malam dengan enam nomor perebutan emas di Tokyo Aquatics Centre. Adelia Chantika Aulia terdaftar di nomor 200 meter gaya punggung putri yang finalnya pukul 15.20 WIB — ia harus melewati penyisihan pagi itu terlebih dahulu untuk melaju ke delapan besar. Estafet medley putra yang diisi Jason Yusuf dan kawan-kawan juga berpeluang tampil di final pukul 16.25 WIB bila lolos dari babak kualifikasi. Jadwal lengkapnya:
- 15.00 WIB – Final 100m gaya bebas putri
- 15.08 WIB – Final 400m individual medley putra
- 15.20 WIB – Final 200m gaya punggung putri (Indonesia: Adelia Chantika Aulia, jika lolos penyisihan)
- 15.29 WIB – Final 1500m gaya bebas putra (timed final)
- 16.02 WIB – Final 400m gaya bebas putri
- 16.25 WIB – Final estafet 4x100m medley putra
Anggar dan Voli Putri Tutup Hari
Aichi Sky Expo Hall menyuguhkan dua final anggar: foil individual putra pukul 16.40 WIB dan epee individual putri pukul 17.00 WIB, setelah seluruh babak tabel berlangsung sejak siang. Indonesia memiliki wakil di kedua nomor tersebut — Aldo Pratama (foil putra) serta Fadilah Aprilia Budifirdausi (epee putri) — yang berjuang dari babak awal menuju panggung final. Hari ditutup di Park Arena Komaki dengan final voli putri: laga perunggu pukul 14.00 WIB dan final emas pukul 17.20 WIB. Indonesia sendiri kini berada di jalur klasifikasi usai terhenti di perempat final oleh Thailand.
Catatan: Wushu Mulai Hitung Skor Gabungan
Di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Ahmad Ghozali dan Terrence Tjahyadi tampil di final Nanquan (bagian nomor gabungan Nanquan & Nangun putra) pukul 07.00 WIB. Perlu dicatat, medali nomor gabungan wushu baru diraih setelah seluruh komponen selesai — artinya perebutan medali mereka baru diputuskan usai final Nangun pada hari berikutnya. Skor Nanquan hari ini akan menjadi modal penting.
Sebagai pengingat, kontingen Indonesia saat ini mengantongi satu perak dan enam perunggu lewat Sumaya (teqball), Seraf Naro Siregar (wushu changquan putra), Yoga Ardika Putra (teqball), tim soft tennis putra, Leica Al Humaira Lubis (karate kumite putri), Eugenia Diva Widodo (wushu changquan putri), dan Vallensia Fahira Hotmauli (MMA -54 kg putri). Pantau terus halaman ini serta tabel perolehan medali Asian Games 2026 yang diperbarui otomatis, dan cek kembali jadwal final Senin 21 September untuk evaluasi hasil hari ini. Seluruh perjalanan Merah Putih di Aichi-Nagoya juga kami rangkum di laporan peraih medali Indonesia di Asian Games 2026.























Tinggalkan Balasan