Langsung ke konten
-
Otomotif

Tips Awetkan Baterai Motor Listrik agar Usia Pakai Makin Panjang

Tiga orang tersenyum memakai helm mengendarai skuter listrik di jalan kota yang cerah
Foto: Apollo Scooters

Motor listrik menawarkan biaya pakai rendah, tetapi ada satu komponen yang menentukan seberapa hemat dalam jangka panjang: baterai. Itu komponen termahal di kendaraan listrik, dan kualitas perawatannya menentukan seberapa lama jarak tempuh motor tetap segar. Kabar baiknya, menjaga baterai tidak butuh alat apa pun, cukup kebiasaan yang benar.

Kebiasaan pertama: hindari kebiasaan habiskan sampai nol. Baterai lithium yang sering jatuh ke level sangat rendah akan menua lebih cepat. Isi daya saat sisa sekitar 20 persen, dan untuk pemakaian harian biasa, banyak produsen menyarankan rentang pengisian yang tidak selalu harus penuh 100 persen bila besok perjalanannya pendek.

Helm hitam diletakkan di stang skuter listrik dengan latar jalan memburam
Foto: Punk Ride

Suhu, Charger, dan Penyimpanan

Kedua, jauhkan baterai dari panas ekstrem. Parkir berjam-jam di bawah matahari langsung mempercepat degradasi sel. Bila memungkinkan, cas di tempat teduh dan berventilasi. Ketiga, gunakan charger resmi. Charger sembarangan dengan tegangan tak terkontrol bisa merusak sel sekaligus membatalkan garansi.

Keempat, perhatikan penyimpanan saat ditinggal lama. Motor yang jarang dipakai sebaiknya disimpan dengan baterai pada level menengah, bukan penuh atau kosong, dan tetap dicaskan sesuai jadwal yang dianjurkan pabrikan. Kelima, untuk motor dengan skema tukar baterai, pastikan selalu menukar di stasiun resmi agar kondisi tiap unit terpantau aplikasi.

Manfaatkan Garansi Pabrikan

Jangan lupakan kartu garansi. Persaingan pabrikan kini menguntungkan konsumen; VinFast misalnya menawarkan garansi baterai hingga enam tahun untuk lini motor listriknya, sebagaimana dirangkum Motor Plus dalam perbandingan motor listrik VinFast, ALVA, dan Polytron. Catat syaratnya, termasuk kemungkinan pengecualian akibat penggunaan charger tak resmi.

Semangat perawatan berkala juga berlaku di kendaraan konvensional, seperti dijelaskan dalam penjelasan mengapa oli mobil perlu diganti rutin; bedanya di motor listrik, perawatan besar lebih ringan karena tidak ada mesin bakar, sehingga fokus utamanya memang jatuh ke baterai, ban, dan rem.

Dengan lima kebiasaan di atas, baterai motor listrik bisa tetap sehat melampaui masa garansi. Penghematan bahan bakar yang selama ini jadi alasan utama pindah ke listrik akan terasa penuh ketika baterai pun bertahan bertahun-tahun tanpa penggantian mahal.

0

Arguzzo

Redaksi Arguzzo.com — tim pemberita sehari-hari untuk topik Gadget, Laptop, Teknologi, dan Otomotif. Konten disusun dari rilis resmi produsen serta sumber yang telah diverifikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga