Rekap lengkap medali kontingen Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Halaman ini diperbarui bergulir setiap kali Merah Putih menambah perolehan medali, lengkap dengan daftar atlet peraih medali, cabang olahraga, dan tanggal kemenangan. Rekening medali di bawah tersinkron otomatis dengan klasemen resmi penyelenggara sehingga angka yang tampil selalu mutakhir; posisi lengkap seluruh kontingen ada di tabel medali Asian Games 2026.
Rekening Medali Indonesia Asian Games 2026
Emas pertama kontingen akhirnya datang pada hari keenam gelaran. Tim beregu putra bulu tangis mengalahkan China 3-2 di final pada Kamis, 24 September, mengulang kejayaan Jakarta-Palembang 2018. Pada hari yang sama, dayung menyumbang dua perak, menembak menambah satu perak, dan tiga perunggu datang dari sepak takraw, sepeda gunung, serta kano.
Daftar Lengkap Peraih Medali Indonesia
Daftar peraih medali di bawah diurutkan dari perolehan terbaru dan mengikuti rekening medali resmi kontingen.
Sebaran Medali per Cabang Olahraga
Wushu menjadi penyumbang medali terbanyak dengan lima buah: tiga perunggu sanda yang menyapu nomor 60kg putri dan 56kg serta 60kg putra pada 23 September, ditambah dua perunggu taolu dari changquan putra dan putri. Bulu tangis kini menjadi cabang paling gemilang lewat emas beregu putra dan perunggu beregu putri.
Dayung menyumbang dua perak lewat kuartet quadruple sculls dan pasangan Rafiq/Ali. Teqball menyumbang satu perak dan satu perunggu, menembak menyumbang perak dari trio air pistol putra yang kalah angka inner-10 dari China. Sisanya datang dari kano, sepeda gunung, sepak takraw, angkat besi, soft tennis, MMA modern, dan dua perunggu karate. Perlu dicatat bahwa jadwal Asian Games 2026 masih panjang hingga 4 Oktober, sehingga peluang menambah medali masih terbuka lebar di berbagai cabang.
Sorotan Hari Keenam: Emas Pertama dan Dua Perak Dayung
Hari keenam menjadi hari paling produktif kontingen. Beregu putra bulu tangis menutup drama final 3-2 atas China setelah sempat tertinggal 0-2, dengan kemenangan Alwi Farhan, ganda Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan kemenangan penentu Moh Zaki Ubaidillah atas Weng Hongyang. Di Nagaragawa, kuartet Ihram, Rendi Setia Maulana, Febrian, dan Memo finis kedua di quadruple sculls putra terpaut 1,87 detik dari China, sementara Rafiq Wijdan Yasir dan Ali Mardiansyah meraih perak lightweight double sculls. Trio menembak air pistol putra kemudian menambah perak setelah poinnya sama dengan China namun kalah di jumlah inner-10.
Baca Juga: Jejak Perjalanan Medali Indonesia
- Beregu Putra Indonesia Kalahkan China 3-2, Emas Pertama Kontingen — kisah final dramatis hari keenam.
- Kuartet Indonesia Perak Quadruple Sculls Putra — perak kedua dayung, tipis dari China.
- Rafiq/Ali Perak Lightweight Double Sculls — pembuka keran medali dayung.
- Jadwal final badminton 24 September beserta susunan pemain resmi.
- Hasil 34 Final Asian Games 2026 (23 September) — tiga perunggu sanda masuk rekening resmi.
- Hasil Sanda Asian Games 2026: Thania, Guitara, dan Sinaga — kisah tiga perunggu wushu sanda.
- Dua Perunggu Beregu Badminton Asian Games 2026 — putri pulang dengan perunggu, putra lolos final.
- Semifinal Tim Putra Badminton: Indonesia vs Thailand — laga penentu lolos final.
- Hasil 25 Final Asian Games 2026 (22 September) — hari karate menambah perunggu.
- Tabel Medali Asian Games 2026 — posisi lengkap seluruh kontingen.
Halaman ini diperbarui bergulir otomatis mengikuti klasemen resmi. Pembaruan terakhir: 21 Oktober 2026, 14.30 WIB.







