NAGOYA — Kontingen Indonesia membawa pulang medali perak dari arena esports Asian Games 2026. Tim Pokemon UNITE Indonesia menutup turnamen di posisi kedua usai tunduk 1-3 dari Jepang pada laga final yang digelar Minggu (27/9).
Perak tersebut menjadi medali pertama Indonesia dari cabang esports pada edisi tahun ini sekaligus medali kelima dari jenis perak. Secara total, kontingen Indonesia kini mengantongi 24 medali dengan rincian 2 emas, 5 perak, dan 17 perunggu, menempati peringkat ke-14 klasemen medali sementara.
Lima pemain yang membela tim Indonesia di final Pokemon UNITE itu adalah Deni Ardiyanto, Novrizal Diananta Said, Marcello Hillers, Gm Judha Raja Panggabean, dan Muhammad Haikal Irawan. Jepang yang bermain di depan pendukungnya sendiri memastikan gelar juara melalui kemenangan 3-1 dalam format pertemuan terbaik dari lima game.
Sementara itu, malam yang sama menyuguhkan final 100 meter gawang putri di venue atletik Nagoya. Pelari tunggal Indonesia, Dina Aulia, finis kelima dengan catatan waktu 13,25 detik — membaik dari 13,39 detik saat babak penyisihan yang ia lewati sebagai peringkat tiga.

Podium nomor tersebut diisi penuh oleh pelari Jepang dan Tiongkok. Fukube Mako mengamankan emas lewat waktu 12,74 detik, disusul rekannya Nakajima Hitomi yang meraih perak dengan 12,78 detik. Perunggu jatuh ke tangan Wu Yanni dari Tiongkok yang mencatat 13,12 detik. Favorit juara Lin Yuwei, juga dari Tiongkok, justru harus puas di posisi ketujuh dengan waktu 13,47 detik.
Dina sendiri menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tampil di laga final berbintang delapan itu. Hasil kelima merupakan capaian respetabel mengingat lini musuhnya dihuni pelari-pelari kelas atas Asia Timur.
Perhatian kontingen Indonesia kini beralih ke lantai bulu tangis, Senin (28/9). Empat laga semifinal menanti dengan tiket final sekaligus jaminan medali bagi pemenangnya: ganda campuran Syahnawi Amri/Nita Violina mengawali di pukul 07.30 WIB melawan pasangan Tiongkok Feng Yan Zhe/Huang Dongping, dilanjutkan ganda putra Marthin Daniel/Leo Rolly Carnando menghadapi Korea Selatan pukul 10.30 WIB.
Alfian Fajar/Muhammad Shohibul Fikri menyusul bertemu pasangan Tiongkok Liang Weikeng/Wang Chang pukul 11.30 WIB, sebelum tunggal putra Alwi Farhan menghadapi ujian terberatnya melawan bintang Thailand Kunlavut Vitidsarn pada pukul yang sama. Alwi tiba di semifinal tanpa kehilangan gim sedikit pun dari tiga laga sebelumnya.























Tinggalkan Balasan