Voli putra Indonesia resmi menutup perjalanan di Asian Games 2026 dengan berada di peringkat 12. Bertanding di Park Arena Komaki, Sabtu (3/10), timnas yang diperkuat para pemain menerima tamu bertanduk Kazakhstan pada laga perebutan peringkat 11 dan harus mengakui keunggulan 1-3. Hasil ini sekaligus mengakhiri petualangan Garuda Muda di Aichi-Nagoya yang sebelumnya sudah membawa mereka lolos dari babak klasifikasi dengan performa gigih meski muda dan minim sentuhan internasional.
Daftar Isi

Awal Baik, Momentum Berpaling di Set Kedua
Indonesia membuka laga perebutan peringkat 11 dengan tampil percaya diri dan mengambil set pertama 25-23. Komposisi serangan lewat sayap dan blok yang rapat membuat Kazakhstan kewalahan di awal pertandingan. Sayangnya, momentum itu tidak bertahan lama karena Kazakhstan bangkit pada set kedua dan memperketat servis serta pertahanannya, menutup set dengan 25-23 untuk menyamakan kedudukan.
Memasuki set ketiga, fisik dan konsentrasi pemain Indonesia mulai tergerus tempo cepat lawan. Kazakhstan yang diperkuat pemain-pemain bertubuh tinggi menguasai poin lewat serangan balik cepat dan menutup set ketiga 25-18. Set keempat menjadi akhir dari segalanya ketika Kazakhstan menjaga jarak poin dan menutup laga 25-20, memastikan mereka pulang dengan peringkat 11 sementara Indonesia harus puas di peringkat 12.
Catatan Perjalanan di Aichi-Nagoya
Sebelum bertemu Kazakhstan, Indonesia sudah tampil gigih di klasifikasi 9-12 setelah menang 3-1 atas Filipina pada Jumat (2/10) sebelum tumbang 1-3 dari Vietnam di laga yang sama. Kekalahan dari Kazakhstan hari ini menutup kesempatan Indonesia memperbaiki peringkat akhir dan menandai akhir dari misi timnas voli putra di ajang empat tahunan tersebut. Meski hasil akhir belum seideal yang dicita-citakan, pengalaman bertanding melawan tim-tim kelas berat Asia menjadi modal berharga bagi regenerasi timnas voli putra ke depan.
Fokus Masa Depan
Perjalanan voli Indonesia di Asian Games 2026 belum benar-benar tamat sebab tim voli pantai putra Efendi/Akbar justru baru saja menyumbang medali perak dari laga final hari ini. Untuk voli indoor sendiri, evaluasi menyeluruh diyakini akan segera dilakukan sebagai bagian dari persiapan menuju kejuaraan Asia berikutnya. Pantau terus Arguzzo.com untuk perjalanan kontingen Indonesia dan hasil lengkap Asian Games 2026.






















Tinggalkan Balasan