Atlet menembak Indonesia Kanurian Al Ghozi lolos ke final nomor 10m air rifle putra individual Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Final digelar Minggu (20/9/2026) pukul 10.30 WIB di arena menembak Prefektur Aichi, setelah Kanurian menembus delapan besar lewat babak kualifikasi yang sangat rapat.
Capaian Kanurian menjadi kabar menggembirakan dari kubu menembak Indonesia yang turun dengan pasukan besar: 13 atlet putra dan 13 atlet putri, jumlah yang menegaskan keseriusan federasi membidik medali di cabang yang kaya nomor ini. Di sektor putri, tiga atlet Indonesia harus berhenti di kualifikasi nomor 10m air rifle putri individual, sementara dua atlet putra asal Gunungkidul turun di nomor lain dan turut menorehkan catatan kompetitif.
Persaingan Ketat di Arena Rifle Asia
Panggung menembak Asia adalah salah satu yang paling berat di dunia. Tiongkok dan Korea Selatan membawa program pembinaan yang menghasilkan peraih medali olimpiade, sementara India datang dengan tim besar penuh ambisi. Pada hari pertama kompetisi, Choo Ga-eun dari Korea Selatan merebut emas sekaligus memecahkan rekor Asia dengan 246,3 poin di arena yang sama, menandakan level persaingan yang begitu tinggi.
Selain nomor rifle, Indonesia juga menurunkan atlet di nomor pistol dan skeet. Woli Hamsan dan Yemima Natalia Sinaga tampil di nomor skeet individual yang digelar 22 September, nomor yang menuntut refleks menembakkan dua tembakan beruntun terhadap plat lempar terbang.
Modal dari Kejuaraan Asia
Kegarisan tim menembak Indonesia di Aichi-Nagoya berbekal hasil positif di Asian Rifle/Pistol Championship 2026, tempat Merah Putih memperoleh dua emas, delapan perak, dan empat perunggu. Modal itu diharapkan mengubah keberanian bertanding menjadi hasil di papan medali, terutama di nomor-nomor rifle yang menjadi spesialisasi atlet Indonesia.
Ikuti aksi para penembak Merah Putih di Kanal Menembak Asian Games 2026. Rekap medali Indonesia tersedia di Rekap Medali Indonesia Asian Games 2026.























Tinggalkan Balasan