Kompetisi judo Asian Games 2026 menantikan digelar pada 30 September hingga 3 Oktober 2026 di Aichi International Arena, Nagoya. Sebanyak 203 judoka dari 32 negara terdaftar bersaing di kelas-kelas berat putra, kelas putri, hingga nomor beregu campuran, dengan blok final diselenggarakan mulai pukul 17.00 waktu Jepang setiap harinya.
Jepang turun dengan posisi tuan rumah dan bintang terbesarnya. Kakak-adik Hifumi Abe (66kg) dan Uta Abe (52kg), dua peraih emas olimpiade Tokyo 2020, menjadi poros tim Sakura, ditambah Tatsuru Saito di kelas berat. Keunggulan bertanding di depan publik sendiri menjadikan Jepang kandidat terkuat memborong emas, meski Korea Selatan, Uzbekistan, dan Kazakhstan selalu punya rencana sendiri.
Format dan Sistem Penilaian
Setiap nomor dipertandingkan dalam format eliminasi dengan repechage: atlet yang tersingkir oleh finalis masih berpeluang medali perunggu lewat babak penentuan. Kemenangan dicapai lewat Ippon yang langsung mengakhiri laga, atau akumulasi Waza-ari dan Yuko hingga waktu regulasi berakhir. Nomor beregu campuran menjadi penutup turnamen dan sering menghadirkan drama, karena strategi pemilihan kelas menjadi krusial.
Sebagai catatan sejarah, judo telah menjadi cabang tetap Asian Games sejak Seoul 1986, dan papan peraih medali edisi ini akan menghimpun nama-nama besar yang kelak melangkah ke sirkuit olimpiade Los Angeles 2028.
Posisi Indonesia
Indonesia menurunkan sejumlah judoka yang telah lama berlatih dengan program internasional. Persaingan di kelas-kelas putra maupun putri memang keras, namun pengalaman bertanding melawan judoka papan atas Asia adalah investasi berharga bagi pembinaan judo nasional yang sedang menyusun ulang fondasi programnya.
Ikuti geliat judo Merah Putih di Kanal Judo Asian Games 2026. Rekap medali Indonesia tersedia di Rekap Medali Indonesia Asian Games 2026.























Tinggalkan Balasan