Langsung ke konten
-
Olahraga

Atletik Indonesia Turun 23-29 September Asian Games 2026, Zohri dan Maria Londa Pimpin 13 Atlet

Lalu Muhammad Zohri, pelari sprint Indonesia, saat berlaga di Asian Games
Lalu Muhammad Zohri saat berlaga di Asian Games. (Foto: NOC Indonesia)

Lalu Muhammad Zohri dan Maria Londa memimpin barisan 13 atlet atletik Indonesia yang siap beraksi pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Nomor-nomor lintasan dan lapangan ini digelar mulai Rabu (23/9/2026) hingga Senin (29/9/2026) waktu Jepang, dengan arena utama di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium. Nomor jalan cepat diselenggarakan lewat rute sirkuit terpisah sesuai standar lomba jalan kaki internasional.

Maria Londa, peloncat jauh putri Indonesia, tampil di nomor loncat jauh Asian Games
Maria Londa di nomor loncat jauh putri Asian Games. (Foto: CNN Indonesia)

PB PASI sebagai induk olahraga atletik menyiapkan tim dengan proses panjang dan terukur. Salah satu langkah krusial adalah mengirim sejumlah atlet berlatih ke Kenya, negara dengan tradisi lari jarak jauh kelas dunia, demi memperkokoh daya tahan dan racing mentality para pelari Indonesia. Persiapan tersebut ditujukan agar kontingen atletik tidak sekadar hadir, melainkan benar-benar bersaing di papan tengah hingga atas Asia.

Sosok Andalan yang Diboyong ke Nagoya

Zohri tetap menjadi nama paling menarik perhatian. Pelari kelahiran Lombok itu pernah mengguncang dunia sprint ketika merebut emas 100 meter pada World U-20 Championships 2018 di Tampere, Finlandia, dan sejak itu kariernya terus berputar di antara kompetisi nasional dan internasional. Di edisi kali ini ia kembali ditugaskan di nomor andalannya, sprint 100 meter, dengan dukungan rekan-rekan estafet yang juga dipersiapkan sejak awal tahun.

Di kubu putri, Maria Londa menjadi kartu as di nomor lompat, cabang yang selama ini menjadi salah satu penyumbang poin teratur bagi Indonesia di pentas Asia Tenggara hingga Asia. Sementara Emilia diandalkan di nomor lari jarak jauh setelah menjalani program latihan khusus bersama para pelatih di Kenya. Kombinasi sprint, lompat, dan jarak jauh ini membuat peluang medali Indonesia tersebar di lebih dari satu nomor.

Jadwal dan Format Kompetisi

Kompetisi atletik berlangsung tujuh hari penuh dari 23 sampai 29 September 2026. Hari-hari awal biasanya diisi babak penyisihan nomor balap dan jarak jauh, sementara final-final sprint dijadwalkan pada pertengahan pekan kompetisi. Estafet menjadi penutup meriah sebelum jalan cepat dan maraton menutup program atletik pada edisi ini.

Bagi Indonesia, target yang dipasang realistis: membawa pulang minimal satu medali dari nomor andalan, sekaligus mencatatkan performa terbaik pribadi bagi sebagian besar atlet muda yang baru pertama kali mencicipi panggung Asia. Pengalaman bertanding melawan pelari cepat Asia Timur dan Asia Selatan menjadi modal berharga menuju siklus olimpiade berikutnya.

Pantau aksi para pelari Merah Putih melalui Kanal Atletik Asian Games 2026. Rekap medali Indonesia tersedia di Rekap Medali Indonesia Asian Games 2026 dan posisi lengkap semua negara di Tabel Medali Asian Games 2026.

0

Arguzzo

Redaksi Arguzzo.com — tim pemberita sehari-hari untuk topik Gadget, Laptop, Teknologi, dan Otomotif. Konten disusun dari rilis resmi produsen serta sumber yang telah diverifikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga