Pasangan Bintang/Sofyan turun di panggung voli pantai Asian Games 2026 dan menjalani laga-laga penentu di fase grup, termasuk pertandingan melawan Mongolia pada Rabu (23/9/2026). Sehari sebelumnya, duo Merah Putih sempat menjalani laga ketat yang berakhir dengan skor 24-22, 19-21 di set-set yang berlangsung sengit, potret betapa tipisnya selisih level di pertengahan papan kompetisi.
Voli pantai Asian Games berlangsung dari 20 September hingga 3 Oktober 2026 di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Hekinan, lapangan pasir buatan tepi teluk yang dibangun khusus untuk gelaran ini. Format kompetisi memakai babak grup disusul fase gugur, dengan pertandingan best of three sets yang memperebutkan 21 poin per set, rally point scoring.
Permainan yang Menuntut Segalanya
Hanya dua pemain menutupi lapangan 8×8 meter per sisi, tanpa pergantian pemain, di atas pasir yang menguras tenaga dua kali lebih cepat dari lantai kayu. Servis, blok, dig, dan smash semuanya dikerjakan berdua, sehingga komunikasi dan pemahaman posisi antar pasangan menjadi penentu. Angin laut Hekinan menambah lapisan kesulitan: arah bola bisa berubah di udara, dan pasangan yang pintar membaca angin selalu unggul.
Di papan atas, Asia dikuasai pasangan-pasangan Tiongkok, Qatar, Iran, dan tuan rumah Jepang. Qatar bahkan turun dengan pasangan-pasangan yang rutin bersaing di sirkuit dunia. Indonesia berada di grup yang menuntut konsistensi dari awal, dan kemenangan atas Mongolia menjadi salah satu kunci jalan ke fase gugur.
Target Duo Merah Putih
Manajemen tim menargetkan Bintang/Sofyan menembus babak gugur. Melangkah dari fase grup di panggung Asia sudah menjadi capaian yang berat, dan kemenangan tambahan di fase berikutnya akan menjadi riwayat baru bagi voli pantai Indonesia.
Dukung duo Merah Putih di Kanal Voli Pantai Asian Games 2026. Rekap medali Indonesia tersedia di Rekap Medali Indonesia Asian Games 2026.























Tinggalkan Balasan