Langsung ke konten
-
Teknologi

OpenAI DevDay 2026: Agent Dots, GPT-6.1 Sol, hingga Paket Pro US$500

Ilustrasi panggung konferensi pengembang AI

Arguzzo.com — OpenAI kembali menggelar konferensi pengembang tahunannya, OpenAI DevDay 2026, di San Francisco pada 29 September. Sebagaimana dirangkum The Verge, CEO Sam Altman berjalan ke panggung diiringi tepuk tangan dan langsung mengumumkan Dots, agent AI yang disebutnya sebagai real-deal AI yang ditenagai model GPT-6 Astra. Sejumlah media bahkan menghitung ada sekitar 25 pengumuman yang diputar sepanjang acara, dari agent, model baru, hingga skema langganan baru.

Daftar Isi
  1. Dots, Agent yang Selalu Aktif
  2. GPT-6.1 Sol, Performa Dekat Astra dengan Harga Separuhnya
  3. Ultrafast, Paket Pro US0, dan Peta Lebih Luas
  4. Artinya Buat Pengguna dan Industri

Dots, Agent yang Selalu Aktif

Dots adalah bintang utama DevDay tahun ini. Berbeda dengan chatbot yang menunggu perintah, Dots dirancang sebagai agent yang selalu aktif dan bisa membantu mengerjakan tugas berkelanjutan, dengan inspirasi dari agent-agent favorit penggunanya, kata Altman seperti dikutip The Verge. Dalam pemberitaan lain, Dots digambarkan sebagai sosok kecil yang ramah, membawa wajah baru OpenAI dari sekadar layar chat ke asisten yang hadir terus-menerus di perangkat pengguna.

GPT-6.1 Sol, Performa Dekat Astra dengan Harga Separuhnya

Untuk para pengembang, kabar paling praktis datang dari GPT-6.1 Sol. Forum resmi OpenAI menjelaskan model ini memperkuat kemampuan coding dan computer use, dengan harga token standar hanya seperlima dari GPT-6 Astra. Halaman dokumentasi pelatihan OpenAI menyebut Sol menawarkan performa mendekati Astra dengan biaya lebih rendah untuk pekerjaan coding dan tugas profesional, dan sudah bisa dipakai di API maupun Codex. Kombinasi performa dan harga ini diprediksi mempercepat adopsi AI di produk-produk konsumen baru.

Ultrafast, Paket Pro US$500, dan Peta Lebih Luas

DevDay 2026 juga memperkenalkan Ultrafast serta paket langganan Pro seharga US$500 per bulan, sebagaimana dirangkum sejumlah laporan recap acara. Di luar itu, pengumuman seperti Decisions API dan fitur sign in dengan akun OpenAI menandakan OpenAI sedang membangun fondasi yang lebih luas di luar chatbot, dari pembayaran hingga integrasi aplikasi pihak ketiga. Rangkaian ini menegaskan arah perusahaan: dari model menuju platform yang menopang agent dan aplikasi.

Artinya Buat Pengguna dan Industri

Untuk pengguna akhir, gelombang fitur ini diperkirakan mengalir ke ChatGPT dan aplikasi mitra dalam beberapa bulan ke depan. Untuk industri, turunnya harga token API di level seperlima adalah sinyal persaingan harga layanan AI yang makin ketat, sekaligus peluang bagi startup lokal Indonesia membangun produk berbasis model yang lebih terjangkau. Pantau kanal Teknologi Arguzzo.com untuk perkembangan penerapan agent AI di produk sehari-hari.

Sumber: OpenAI, The Verge, forum komunitas OpenAI, rangkuman DevDay 2026.

0

Arguzzo

Redaksi Arguzzo.com — tim pemberita sehari-hari untuk topik Gadget, Laptop, Teknologi, dan Otomotif. Konten disusun dari rilis resmi produsen serta sumber yang telah diverifikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga