Kontingen Indonesia resmi menutup kiprah di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dengan perolehan 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Total 39 medali itu menempatkan Merah Putih pada posisi ke-16 papan perolehan medali yang kini sudah final, setelah seluruh nomor pertandingan selesai digelar pada Minggu (4/10/2026). Tidak ada lagi medali yang berpindah tangan karena hanya final ekuestrian yang tersisa hari ini di Tokyo, dan tidak ada atlet Indonesia yang berlaga di sana.
Daftar Isi
Posisi ke-16 itu baru terkunci di penghujung kampanye. Sebelum seri medali terakhir, Indonesia sempat bertengger di peringkat 15. Chinese Taipei yang mengoleksi jumlah emas sama (5) ternyata memiliki 17 perak — lebih unggul dari 11 perak Indonesia — sehingga merebut satu tingkat di atas Merah Putih. Pada aturan klasemen medali, urutan ditentukan dari jumlah emas terlebih dahulu, lalu perak, baru perunggu bila masih seri.
Sementara di puncak papan medali, Tiongkok kembali menegaskan dominasinya di ajang dua tahunan ini dengan 169 emas dari total 341 medali. Tuan rumah Jepang menyusul di posisi kedua dengan 83 emas (269 total), disusul Korea Selatan di posisi ketiga dengan 39 emas (150 total). India dan Uzbekistan melengkapi lima besar.
Klasemen Akhir Medali Asian Games 2026
| Rank | Negara | Emas | Perak | Perunggu | Total |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Tiongkok | 169 | 89 | 83 | 341 |
| 2 | Jepang | 83 | 95 | 91 | 269 |
| 3 | Korea Selatan | 39 | 43 | 68 | 150 |
| 4 | India | 21 | 27 | 37 | 85 |
| 5 | Uzbekistan | 21 | 25 | 24 | 70 |
| 6 | Iran | 19 | 18 | 15 | 52 |
| 7 | Thailand | 18 | 13 | 21 | 52 |
| 8 | Kazakhstan | 12 | 24 | 48 | 84 |
| 16 | Indonesia | 5 | 11 | 23 | 39 |
Lima Emas Merah Putih di Nagoya
Lima emas Indonesia datang dari lima cabang berbeda, ditorehkan lima nama yang berbeda pula. Berikut daftarnya sesuai urutan waktu perolehan:
- Tim putra bulu tangkis — emas nomor beregu putra, Kamis (24/9/2026).
- Rahmat Erwin Abdullah — emas angkat besi putra kelas 75kg, Sabtu (26/9/2026).
- Daniel Marthin/Leo Rolly Carnando — emas ganda putra bulu tangkis, Selasa (29/9/2026).
- Desak Made Rita Kusuma Dewi — emas panjat dinding nomor speed putri, Rabu (30/9/2026).
- Nurisa Dian Ashrifah — emas panahan compound individu putri, Kamis (1/10/2026).
Sebelas Perak dan 23 Perunggu
Sebelas perak Indonesia diraih dari cabang yang cukup beragam: bulu tangkis ganda campuran (Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah), esports Mobile Legends: Bang Bang dan Pokemon UNITE, padel putri (Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini), dayung sculls ganda ringan putra (Rafiq Wijdan Yasir/Ali Mardiansyah) serta sculls empat putra, menembak pistol udara 10m tim putra, sepak takraw kuadran putra, surfing shortboard putra (I Made Pajar Ariyana), teqball tunggal putri (Sumaya), hingga voli pantai putra (Sofyan Rachman Efendi/Bintang Akbar) yang digugurkan di final oleh pasangan Qatar.
Adapun 23 perunggu tersebar cukup merata. Sorotannya mencakup podium ganda padel putri lewat Novela Putria/Beatrice Gumulya — membuat Indonesia mengunci perak sekaligus perunggu di nomor yang sama — sepak takraw (regu putra, regu putri, kuadran putri), karate kumite -55kg lewat Cok Istri Agung Sanistyarani dan +68kg lewat Leica Al Humaira Lubis, wushu yang menyumbang lima perunggu dari nomor sanda dan changquan, serta trio bulu tangkis: ganda putra Fajar Alfian/Muh. Shohibul Fikri, tunggal putra Alwi Farhan, dan beregu putri.
Perunggu lainnya datang dari sepeda gunung cross-country putra (Feri Yudoyono) dan putri (Sayu Bella Sukma Dewi), BMX putri (Jasmine Azzahra Setyobudi), kano C-1 200m putri (Herlin Aprilin Lali), angkat besi 49kg putri (Luluk Diana Tri Wijayana), menembak pistol cepat 25m tim putra, teqball tunggal putra (Yoga Ardika Putra), soft tennis tim putra, hingga MMA kelas -54kg putri (Vallensia Fahira Hotmauli).
Bulu Tangkis Jadi Motor, 19 Cabang Ikut Menyumbang
Jika ditarik per cabang, bulu tangkis menjadi penyumbang terbanyak dengan enam medali (2 emas, 1 perak, 3 perunggu). Wushu menyusul dengan lima perunggu, sementara sepak takraw menyumbang empat medali tanpa emas. Menariknya, total 19 cabang olahraga berbeda ikut menyumbang pundi-pundi medali Merah Putih — termasuk cabang yang jarang menyala seperti teqball, soft tennis, dan padel yang baru pertama kali dipertandingkan. Data medali merujuk pada papan resmi penyelenggara.
Kampanye Nagoya ini resmi ditutup lewat upacara penutupan yang digelar malam ini di Nagoya, menandai serah terima tuan rumah menuju Asian Games 2030 di Doha, Qatar. Sebelum berlayar kembali ke Tanah Air, atlet peraih emas yang pulang lebih dulu bahkan telah disambut langsung Menpora Erick yang menyebut mereka sebagai pahlawan Indonesia. Sejumlah momen terbaik Merah Putih sepanjang kampanye dapat disimak dalam rekap harian 3 Oktober, termasuk hari di mana padel putri menciptakan podium ganda, voli pantai putra meraih perak, dan sepak takraw kuadran putra menambah perak.























Tinggalkan Balasan