Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil meraih medali emas dari nomor ganda putra badminton Asian Games 2026. Bertanding di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Selasa (29/9/2026), ganda putra Indonesia itu menaklukkan wakil China Liang Weikeng/Wang Chang dengan skor gim 2-1 dalam laga pamungkas yang berlangsung ketat selama 58 menit.
Duel melawan ganda peraih medali perak Olimpiade Paris 2024 itu tidak berjalan mudah. Leo/Daniel tumbang lebih dulu di gim pembuka, tetapi mereka bangkit dengan tampil agresif di gim kedua untuk memaksa rubber game. Di gim penentu, kepercayaan diri ganda muda Indonesia tak bisa dibendung hingga skor gim 2-1 tercatat dan emas dipastikan berpindah ke Indonesia.
Perjalanan Leo/Daniel di fase gugur memang mengesankan. Mereka menang dua gim langsung atas wakil Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae di semifinal, sebelumnya menaklukkan wakil Vietnam di perempat final. Tiket final itu sekaligus menjamin Indonesia membawa pulang minimal satu perak dari nomor ganda putra di Nagoya.

Emas ini menjadi medali badminton keenam Indonesia di Asian Games 2026 sekaligus emas kedua setelah tim putra. Koleksi lengkap itu terdiri dari dua emas melalui tim putra dan ganda putra Leo/Daniel, satu perak dari ganda campuran Syahnawi Amri/Marwah Nita Violina, serta tiga perunggu yang diraih tim putri, ganda putra Alfian Fajar/Muhammad Shohibul Fikri, dan tunggal putra Farhan Alwi.
Hasil ini sekaligus menutup perburuan medali badminton Indonesia di Nagoya dengan koleksi enam medali, dan fokus kini beralih ke cabang-cabang lain. Perolehan medali Merah Putih masih berpeluang terus bertambah sepanjang sisa ajang yang berlangsung hingga 4 Oktober 2026.























Tinggalkan Balasan