I Made Pajar Ariyana menyumbang medali perak untuk Indonesia dari nomor shortboard putra cabang olahraga surfing Asian Games 2026. Bertanding di Pacific Long Beach, Tahara, Aichi, Selasa (29/9/2026), peselancar asal Bali itu harus mengakui keunggulan bintang Jepang Kanoa Igarashi dengan skor dua ombak terbaik 10.40 berbanding 12.87 dalam heat final yang berlangsung sejak pukul 12.05 WIB.
Heat berdurasi 30 menit itu berjalan dramatis. Igarashi, peraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020, lebih dulu melompat dengan koleksi 7.17 poin sementara Pajar masih kosong. Tak mau menyerah, Pajar merangkai serangkaian manuver untuk memangkas jarak hingga menyentuh angka 10.40. Sayangnya, Igarashi menjawab dengan gelombang terbaiknya sehingga total nilainya mencapai 12.87 dan emas tetap berlabuh di Jepang.
Sebelum bertemu Igarashi di laga pamungkas, Pajar berjalan meyakinkan. Ia menaklukkan wakil China 12.67-11.66 di perempat final, lalu tampil dominan di semifinal dengan total 13.60 poin dari dua ombak (7.00 dan 6.60) untuk mengungguli peselancar Filipina Jayuard Alciso yang berkutat di angka 12.37. Hasil itu sekaligus memastikan Indonesia membawa pulang minimal satu perak dari nomor shortboard putra di Nagoya.

Perak ini menjadi bukti kualitas Pajar di kancah Asia. Peselancar kelahiran Serangan, Bali, itu sempat menjadi juara Asian Surfing Championship 2024 dan juara WSL Manokwari Pro sebelum dikukuhkan sebagai salah satu dari empat peselancar Indonesia di Aichi-Nagoya 2026 bersama Bronson Meydi, Jasmine Studer, dan Kya Jo Heuer.
Bagi Indonesia, perak Pajar menjadi satu-satunya medali dari cabang surfing di edisi 2026. Nomor shortboard putri telah memastikan Jepang dan China mengisi laga emas, sementara perunggu putra milik Filipina. Meski begitu, perburuan medali Merah Putih di Jepang masih panjang, dan ganda putra Marthin Daniel/Leo Rolly Carnando berpeluang menambah emas saat menghadapi Liang Weikeng/Wang Chang dari China di final badminton hari ini.























Tinggalkan Balasan