Alwi Farhan memastikan medali perunggu tunggal putra Asian Games 2026. Pebulu tangis muda Indonesia itu mengalah di semifinal dari tunggal andalan Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dengan skor 0-2 (13-21 dan 15-21) di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Senin (28/9/2026). Meski gagap melaju ke final, Farhan tetap berhak atas medali perunggu karena atlet yang gugur di semifinal otomatis berbagi medali tersebut.
Kunlavut, juara dunia 2023, langsung tampil tajam sejak awal laga. Pemain peringkat atas dunia itu mengontrol tempo permainan dengan pukulan-pukulan presisi dan perubahan arah yang sulit diikuti Farhan. Game pertama pun berakhir 21-13 untuk keunggulan Thailand.
Farhan mencoba memperketat pertandingan di game kedua. Beberapa serangan baliknya mulai menemukan sasaran dan ia sempat bertahan mengikuti laju angka lawan. Namun pengalaman Kunlavut di laga-laga besar membuatnya mampu menjauh di fase-fase krusial. Game kedua ditutup 21-15 dan semifinal selesai dalam dua gim langsung.

Perunggu ini menambah rekening kontingen Merah Putih menjadi dua emas, lima perak, dan 20 perunggu, atau total 27 medali di Aichi-Nagoya. Dengan usia yang masih sangat muda, hasil ini menjadi modal berharga bagi Farhan untuk terus berkembang di pentas bulu tangkis internasional. Ia pun berpotensi menjadi andalan Indonesia di kejuaraan-kejuaraan besar mendatang.
Adapun di laga final, Kunlavut Vitidsarn akan berhadapan dengan pemenang semifinal lainnya. Kegagalan Farhan menembus final tidak menyurutkan catatan perjalanan Indonesia di bulu tangkis Asian Games 2026 yang kini telah memastikan emas beregu putra, tiket final ganda campuran melalui Syahnawi/Nita, dan tiket final ganda putra melalui Marthin/Carnando.























Tinggalkan Balasan