Voli pantai putra Indonesia kembali menambah raihan positif di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Pasangan Sofyan Rachman Efendi/Bintang Akbar menggilas Mongolia 3-0 pada pertandingan fase grup yang digelar Rabu (23/9/2026), sekaligus membukukan kemenangan kedua mereka di turnamen ini setelah sebelumnya menyapu bersih Vietnam 2-0.
Bertanding dengan mental juara, duet Indonesia langsung mengontrol ritme pertandingan sejak set pembuka. Blok rapat di jaring dan smes diagonal Sofyan berkali-kali mematahkan serangan Mongolia, sementara Bintang Akbar tampil gesit dalam pertahanan lapangan dengan beberapa penyelamatan bola yang menggugah. Mongolia sempat berusaha memperketat skor lewat pukulan jarak jauh, namun pengalaman pasangan Indonesia membuat mereka tetap tenang di momen krusial.
Bintang Akbar/Sofyan Efendi tampil sebagai salah satu pasangan yang dipatok harapan besar Indonesia di cabang ini. Keduanya berstatus peraih medali emas SEA Games dan tampil matang dalam persiapan menjelang Asian Games 2026. Hasil konsisten di fase grup ini menegaskan kesiapan mereka menembus babak sistem gugur yang menanti dengan peta lawan yang semakin berat.
Kabar baik juga datang dari pasangan lain Indonesia. Imam Agus Faisal/Fairuz Bayhaqly bangkit dari kekalahan pada laga awal fase grup dan membukukan kemenangan perdana mereka di turnamen ini, Selasa (22/9/2026). Hasil tersebut menjaga asa duet kedua Indonesia untuk lolos dari fase grup dan menambah opsi strategis bagi pelatih di babak berikutnya.
Kontribusi voli pantai ini penting bagi peta perolehan medali kontingen Indonesia yang masih menantikan emas pertama di Aichi-Nagoya. Dengan dua pasangan putra yang tampil kompetitif dan pasangan putri yang juga bertarung di nomornya masing-masing, cabang voli pantai dipandang sebagai salah satu penyumbang poin kesebelasan Indonesia pada papan klasemen medali yang kini menempatkan Indonesia di peringkat 20.
Babak berikutnya menanti dengan tantangan berbeda. Pasangan-pasangan dari China, Jepang, dan Kazakhstan yang menjadi kekuatan voli pantai Asia diprediksi menjadi rintangan utama menuju perebutan medali. Timnas Indonesia diharapkan mampu melanjutkan tren positif ini dan menghadirkan kejutan di lapangan pasir Aichi-Nagoya yang menyajikan kondisi angin laut khas pantai Jepang.
Update 25 September 2026: Angka medali pada artikel ini merupakan perhitungan sementara saat artikel diterbitkan dan dapat berubah mengikuti revisi resmi panitia OCA. Klasemen terkini selalu tersedia di tabel medali Asian Games 2026 yang diperbarui otomatis setiap 15 menit dari sistem resmi OCA/Bornan.























Tinggalkan Balasan